Tampilkan postingan dengan label ilmu pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2013

Betapa kecilnya bumi menurut ilmuwan

Selamat pagi sobat blogger. Kali ini aa-irwan mau berbagi informasi tentang ilmu pengetahuan tentang tata surya dan hikmah dari pengetahuan itu sendiri yg saya dapat dari blog sahabat. Semoga bermanfaat.
Tahukah anda kalau langit itu ada tujuh lapis dan luar angkasa yang kita sebut sebagai galaksi Bima Sakti hanyalah tingkat pertama, masih ada 6 tingkat lagi yang belum kita ketahui..
 
Perhatikan gambar planet berikut ini :









Gambar diatas adalah prediksi ilmuwan, kenyataan besar sebenarnya aa juga tidak tahu, tapi kita patut menyadari dari bumi yang kecil masih ada juga planet-planet yang besar melebihi bumi kita. Planet terbesar dinamakan VV Cephei nyatanya masih ada di galaksi Bima Sakti (langit tingkat pertama). Seperti apa wajah tingkat kedua? nyatanya masih ada yang belum mampu melihat sampai ke sana. Kita semakin kecil dan kecil dan kecil lagi di hadapan Allah, tidak patut kita membangkang kepada-Nya.

أَلَمْ تَرَوْا كَيْفَ خَلَقَ اللَّهُ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?" (Q.S. Nuh 71 : 15)

Sumber :
http://www.ahlulbadr.com/2012/05/betapa-kecil-nya-kita-di-mata-allah.html

Minggu, 14 Oktober 2012

Awan buatan manusia



Mungkin sebagian dari kita ingin merasakan bagaimana rasanya menyentuh awan atau setidaknya berada sangat dekat dengan segumpal awan, banyak cara untuk mewujudkannya, entah itu naik ke atas gunung tertinggi, terjun bebas dari pesawat menggunakan parasut atau bakar-bakaran dan menganggap asap itu adalah awan, sayangnya asap itu terus mengarah ke atas dan tidak seperti awan yang sering kita lihat dalam pergerakan yang datar dan tetap.

Kini Anda tidak perlu repot-repot melakukan sesuatu hanya untuk menggapai awan, seorang ilmuan asal Belanda, Berndnaut Smildeas berhasil membuat sesuatu yang menggejutkan, yaitu karya seni membuat awan dalam ruangan dengan mesin asap, tentu saja dikolaborasikan dengan kelembaban suhu ruangan yang membuat awan buatan terlihat datar, tentunya penemuan ini bukanlah titik akhir dari kemauan Berndnaut, ia berharap dan akan mencoba membuat awan yang dapat menurunkan hujan didalam ruangan, bila terwujud tentunya ini akan menjadi penemuan yang cukup hebat di abat ke-21 ini.

Sayangnya awan buatanya ini tidak mampu bertahan agak lama dan sesuai dengan karakteristik awan pada umumnya, namun setidaknya menarik bila kita juga ingin menerapkannya pada kamar kita yang sebelumnya sumpek menjadi berawan, sebenarnya ada cara yang lebih mudah menurut penulis, Anda tinggal memanggil tukang fogging nyamuk dan menyemprotkan asapnya di ruangan Anda, alhasil pasti ruangan Anda penuh dengan awan buatan berupa asap hasil fogging



sumber

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More